Langit tak selalu cerah, mendung bukan selamanya

Email Artikel Ini Kepada Kawan2 Email Artikel Ini Kepada Kawan2
Kongsi artikel ni di FB

Belek punya belek. Aku ada terjumpa satu catatan yang aku tulis pada tahun 2006 dulu.

Bila baca balik catatan-catatan lama dulu, terasa macam bukan aku yang tulis la pulak. Terasa kelakar pun ada.

Apa-apa pun, ada mesej yang baik dalam tulisan aku itu. So, aku kongsikan dengan korang semua yer. Ini tulisannya…

Aku insan kerdil yang lemah

Langit tak selalu cerah. Awan pula tak selalu mendung.

Selepas malam, pasti datangnya siang. Selepas ujian, pastinya adanya nikmat menanti. Selepas musibah, insyaAllah turunlah rahmat.

Begitulah diri ku.

Klik utk baca seterusnya…

Semangat Anak Jantan Sejati

Email Artikel Ini Kepada Kawan2 Email Artikel Ini Kepada Kawan2

SEMANGAT ANAK JANTAN SEJATI

Susah sangat ker nak berubah?

Kenapa masih gagal?

Apa yang tak kenanya lagi?

Sampai bila engkau harus begini?

Apa lagi yang masih belum mencukupi?

Susah sangat ker nak lawan nafsu sendiri?

Lemah sangat ker jati diri?

Dimana keazaman mu yang tinggi?

Apa yang hendak ditunggu lagi?

Apa yang hendak engkau takuti?

Halangan dan rintangan tu resam semulajadi.

Mujahadah lah buat pengorbanan.

Bukankah engkau memiliki daya tahan yang tinggi?

Bukankah darah pahlawan memang sentiasa mengalir dalam tubuhmu?

Habis?…Apa yang engkau lembik sangat?

Apa yang engkau dok lemah longlai lagi?

Klik utk baca seterusnya…

Cermin diri, siapa itu?

Email Artikel Ini Kepada Kawan2 Email Artikel Ini Kepada Kawan2

Bacalah luahan kata hari Jumaat ini…

Siapa dia? Siapa diri ini?

Tatkala ku menghadap sebuah cermin
Tampak sesosok tubuh
Yang sangat lama kukenal
Dan sangat sering kulihat

Namun aneh
Aku semacam belum mengenal
Siapa yang kulihat itu??

Siapakah dia itu?

Siapakah dia itu?

Tatkala kutatap wajahnya
Hatiku bertanya
Apakah wajah itu wajah yang kelak akan bercahaya
Bersinar indah di syurga sana?
Ataukah wajah itu yang akan hangus legam di neraka Jahannam?

Tatkala kutatap mata
Lubuk hatiku berbisik bertanya
Mata itukah yang akan menatap
Allah Robbul ‘Alamin
Rasulullah Habibullah
Para sahabat Radhiallahuajm’in
Menatap dengan penuh kenikmatan dan kerinduan?
Ataukah mata ini yang akan terbeliak
Melotot, menganga terburai menatap neraka jahanam
Siksaan yang amat dahsyat?

Apakah mata yang tak terlepas melihat maksiat ini
Akan terselamat dari ahzab di sana nanti?

Klik utk baca seterusnya…

|

Switch to our mobile site